Cerita tentang Belajar Membuat Donat

 Donat.

Salah satu jenis cemilan favorit keluarga kami.

Karena itulah target awal dan ternyata juga kemampuan saya baking yang pertama dan satu-satunya sampai saat ini yaini, buat donat. Hehehe

Pengertian Donat

Donat merupakan salah satu jenis panganan yang digoreng yang khas dengan bentuk cincin atau bolong tengahnya.

Iya, yang namanya donat itu ya harus digoreng, karena kalau dikukus namanya bakpao, kalau dipanggang namanya roti.

Bukan begitu bestie? Hehehe

Donat terbuat dari adonan yang terdiri dari tepung terigu, telur, gula pasir, ragi dan mentega. Donat biasanya ditaburi dengan hiasan meses atau gula pasir halus sebagai topingnya.

Asal Mula Donat di Indonesia

Menurut beberapa literatur yang saya baca, Donat di Indonesia bermula dari adanya stan American Donut di Djakarta Fair (sekarang disebut Pekan Raya Jakarta) pada tahun 1968. American Donut merupakan perintis donat yang digoreng dengan mesin otomatis.

Sejak saat itulah mulai bermunculan ragam merk-merk donat terkenal di Indonesia, mulai dari Dunkin Donuts, J.CO Donuts and Coffee, Krispy Kreme Dougnuts, hingga Donut Madu. Selain merk-merk ini ada juga banyak sekali merk-merk donat lokal atau rumahan yang rasanya tentu tidak kalah enak.

Hmmmm….diantara donut-donut dengan merk di atas, mana yang menjadi favoritmu bestie?

Belajar Membuat Donat

Terhitung 4x sudah saya membuat donat. Percobaan pertama dan kedua tidak bisa dikatakan gagal namun belum bisa dikatakan berhasil juga. Karena meski rasanya “lumayan” namun bentuknya tidak jelas sama sekali. Jangankan bentuknya cincin dengan bolong tengahnya, yang ada malah lonjong-lonjong macam cakwe…hehehe

2x praktek selanjutnya alhamdulillah mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Donatnya bener-bener mantul. Dari segi bahan yang digunakan sebenarnya hampir sama dengan percobaan 1 dan 2, yang membedakan dan ternyata menjadi kunci berhasilnya membuat donat adalah cara mengolahnya.

Kok bisa mbak langsung meningkat gitu kemampuan buat donatnya? Apa rahasianya?

Iya lho, rahasianya karena saya habis ikutan kelas memasak dengan tema “Membuat Donat Anti Gagal” yang diadakan oleh sebuah grup komunitas direct selling dari Tira Satria Niaga, sebut saja tim IDEA M3N. Platform yang digunakan dalam kelas memsak inipun banyak, mulai zoom (bisa sekalian praktek langsung), Grup Facebook, hingga Telegram. Ada beberapa tema camilan yang dibuat, namun saya paling serius dan sudah coba praktek ya baru donat ini. Hehehe

Mbak Nurma, adalah narasumber di kelas membuat Donat Anti Gagal. Beliau banyak memberi tahu tips dan trik membuat donat yang menul-menul, yang enak tidak hanya segi rasa namun juga rupa. Ada 2 cara membuat donat yang dijelaskan mbak Nurma waktu itu, dengan menggunakan mixer biasa dan (tanpa mixer) alias ulen pakai tangan.

Berikut takaran membuat donat anti gagal yang saya gunakan berdasarkan resep dari mbak Nurma. Di bawahnya sudah dilengkapi dengan cara membuat donat dengan ulen tangan alias tanpa mixer. Karena ternyata langkah-langkah pembuatan donat berbeda ketika menggunakan mixer atau tanpa mixer.


 Saya menggunakan takaran yang sama persis dengan yang diatas, hanya untuk bagian gula pasir saya menggunakan gula pasir biasa dengan takaran pun saya perbanyak agar lebih manis dan lebih sesuai dengan kebiasaan lidah kami.

0 Comentarios

Follow Me On Instagram